MissionDetection – KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, yang terjadi pada Minggu, 13 September 2026, mengakibatkan enam orang meninggal dunia. Dalam upaya membantu identifikasi korban, pihak kepolisian telah membuka posko Disaster Victim Identification (DVI) di Surabaya dan Banjarmasin.
Kepala Biro Kedokteran Kepolisian, Brigjen Sumy Hastry Purwanti, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas insiden tersebut. Dia menegaskan bahwa kepolisian akan mendukung pencarian dan identifikasi korban bekerja sama dengan tim DVI Indonesia. “Tim DVI ada di setiap Polda di bawah Kabiddokes dan siap untuk berkontribusi pascakecelakaan ini,” ujarnya pada Selasa, 15 September 2026.
Dalam keterangannya, Brigjen Hastry menggarisbawahi bahwa tim DVI akan berkolaborasi dengan Basarnas serta instansi lain untuk memastikan proses identifikasi berjalan lancar. Posko Post Mortem yang didirikan di Surabaya dan Banjarmasin diharapkan dapat mempercepat pengumpulan data korban.
Tim DVI juga akan melakukan koordinasi dengan keluarga korban untuk menghimpun informasi yang diperlukan selama proses identifikasi. “Data-data dari keluarga korban, termasuk properti yang mungkin ada, akan sangat membantu tim di lapangan,” tambahnya.
Kecelakaan KM Virgo menjadi sorotan, dengan harapan seluruh korban dapat teridentifikasi dengan cepat dan keluarganya mendapatkan kepastian. Proses identifikasi yang komprehensif diharapkan dapat meminimalisir kesedihan yang dialami oleh keluarga akibat insiden tragis ini.