MissionDetection – Game Freak kembali menghadirkan permainan baru berjudul “Beast of Reincarnation,” yang mengusung latar waktu 2.000 tahun di masa depan, tepatnya tahun 4026. Dalam cerita ini, manusia yang terancam punah akibat fenomena disebut The Blight, yang menyebabkan infeksi pada makhluk hidup, melakukan transfer jiwa mereka ke dalam mesin bernama golem. Meskipun menciptakan dunia yang kaya dengan sejarah dan inspirasi genre, banyak elemen yang terlihat kurang matang dalam pelaksanaannya.
Karakter utama, Emma, bersama anjingnya Koo, melakukan perjalanan melintasi Jepang untuk mengalahkan makhluk kuat bernama Nushi. Meskipun cerita memiliki potensi menarik, dialog dan penggambaran karakter sering kali terasa datar dan tidak berkesan. Interaksi antara Emma dan Koo, meskipun memiliki beberapa momen menyentuh, tidak cukup mendalami hubungan emosional mereka.
Dalam aspek gameplay, pertarungan dalam “Beast of Reincarnation” cukup dinamis dengan sistem parry yang memadai. Emma dapat mengeluarkan keterampilan baru saat bertarung, yang disertai dengan efek visual menawan. Namun, meskipun pertarungan terasa menyenangkan, tata kamera yang kurang andal dan masalah teknis lainnya dapat mengganggu pengalaman bermain.
Meskipun permainan ini memiliki daya tarik, seperti visual yang menarik dan mekanisme pertarungan yang solid, kekurangan dalam pengembangan karakter dan dialog mendatar menjadi kendala signifikan. Permainan ini menunjukkan ambisi yang besar, namun hasil akhirnya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Meskipun menyenangkan, “Beast of Reincarnation” perlu perbaikan untuk bersaing dengan standar permainan sejenis yang lebih mapan di pasaran.