Site icon MissionDetection

Indonesia Dan Brasil Upayakan PTA Untuk Akses Pasar Amerika Latin

MissionDetection – Indonesia dan Brasil tengah menjajaki pembentukan Indonesia-Mercosur Preferential Trade Agreement (PTA) untuk memperkuat akses pasar di Amerika Latin. Usulan ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Pembangunan, Industri, Perdagangan, dan Jasa Brasil, Márcio Fernando Elias Rosa, di Jaipur, India, pada Jumat (7/8).

Pembentukan PTA dianggap sebagai langkah pragmatis untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara. Budi optimis bahwa kerja sama ini dapat berkembang menjadi kemitraan ekonomi yang lebih komprehensif, dengan harapan Brasil dapat memfasilitasi kesepakatan di antara negara-negara anggota Mercosur, yang terdiri dari Brasil, Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Bolivia.

Dalam keterangan resminya di Jakarta, Budi menyatakan bahwa opsi PTA diusulkan sebagai alternatif karena negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Mercosur belum berjalan efektif. Perbedaan pandangan internal di antara anggota Mercosur turut memengaruhi lambatnya progres ini.

Upaya penguatan hubungan perdagangan ini dianggap penting, bukan hanya untuk membuka akses pasar, tetapi juga untuk menjadikan Brasil sebagai pintu masuk bagi produk Indonesia ke Amerika Latin dan sebaliknya, Indonesia sebagai gerbang produk Brasil ke pasar Asia.

Menteri Márcio Fernando Elias Rosa menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan keterbukaan Brasil untuk melanjutkan pembahasan lebih lanjut. Data terbaru menunjukkan bahwa total perdagangan Indonesia-Brasil pada periode Januari-Juni 2026 mencapai US$3,53 miliar, dengan nilai ekspor Indonesia sebesar US$1,17 miliar. Produk yang diekspor antara lain minyak, kendaraan, dan mesin, sedangkan impor Indonesia dari Brasil meliputi gula dan bijih logam.

Exit mobile version