MissionDetection – Dedi Mulyadi menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Botok, seorang tokoh pergerakan dari Pati, beberapa hari sebelum pertemuan keduanya. Ucapan tersebut disampaikan usai Botok memimpin aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, yang merupakan pengingat bagi para penyelenggara negara untuk taat pada konstitusi dan menjunjung tinggi supremasi hukum.
Dedi menekankan pentingnya gerakan kolektif ini dalam mendorong kepatuhan terhadap ketentuan hukum negara. “Saya mengucapkan terima kasih dan rasa hormat untuk Mas Botok, yang telah memimpin sebuah gerakan moral untuk mengingatkan kami sebagai penyelenggara negara,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dedi juga menyoroti pembahasan RUU Perampasan Aset yang menurutnya sangat penting untuk segera disahkan. Ia berharap pimpinan DPR dapat merespons positif dan menargetkan pengesahan undang-undang tersebut pada 15 Desember mendatang.
“Semoga UU Perampasan Aset segera disahkan, karena ini akan menjadi kabar baik bagi seluruh elemen bangsa,” tegas Dedi. Ia percaya pengesahan undang-undang tersebut adalah hasil dari usaha dan komitmen berbagai pihak yang berjuang untuk keberlangsungan negara.
Dedi kembali menegaskan rasa terima kasihnya kepada Botok atas kepemimpinannya dalam unjuk rasa yang berlangsung secara tertib. Penekanan pada peran aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan politik ini menunjukkan betapa pentingnya partisipasi publik untuk mendukung proses legislasi yang berjalan.