MissionDetection – Bus Sekolah Jakarta kini memasuki fase transformasi untuk menjadi layanan transportasi publik yang lebih terintegrasi dengan ekosistem digital yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Unit Pelaksana Angkutan Sekolah (UPAS) Dishub DKI Jakarta, Koharudin, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan sekolah agar lebih aman dan nyaman.
Menurut Koharudin, keberadaan layanan Bus Sekolah Jakarta diharapkan tak hanya menjadi moda transportasi untuk pelajar, tetapi juga berkembang menjadi layanan publik yang terintegrasi dan berbasis data. Dengan menggunakan Identitas Digital Pelajar, perjalanan siswa dapat dipantau secara real-time, memberikan rasa aman bagi mereka dan orang tua.
Saat ini, ribuan pelajar memanfaatkan layanan ini setiap hari. Namun, Koharudin menekankan bahwa pengelolaan data pengguna perlu ditingkatkan untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data, yang sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan. Inovasi ini merupakan bagian dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta konsep Smart Mobility di Ibu Kota.
“Data menjadi fondasi dalam penyelenggaraan transportasi modern. Sistem terintegrasi akan membantu kami memahami pola perjalanan pelajar, mengevaluasi kebutuhan layanan, dan mengoptimalkan rute, sehingga meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan Bus Sekolah Jakarta,” jelasnya.
Koharudin juga menegaskan bahwa pengembangan layanan berbasis identitas digital adalah komitmen Dishub DKI untuk menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan harapan, inovasi ini akan mendorong Jakarta menuju kota global sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta didik di DKI Jakarta.

