MissionDetection – Vitor Matos berharap gol yang dicetak Zan Vipotnik saat Swansea City kalah dari Southampton dapat memicu kembalinya performa pemain asal Slovenia tersebut, yang sebelumnya meraih penghargaan golden boot di Championship musim lalu. Swansea mengalami kekalahan pertama mereka di musim 2026-27 saat bertandang ke St Mary’s Stadium pada hari Selasa.
Matos mengakui bahwa Southampton tampil lebih baik pada pertandingan itu, dengan Finn Azaz dan Cyle Larin mencetak gol sebelum jeda. Leo Scienza menambah keunggulan menjadi 3-1 setelah Vipotnik mencetak gol dari titik penalti. Gol tersebut adalah yang pertama bagi Vipotnik pada musim ini, setelah mengalami kesulitan di awal musim menyusul spekulasi mengenai masa depannya.
Matos optimis bahwa gol tersebut bisa menjadi titik balik bagi Vipotnik. “Sekarang dia telah mencetak gol, saya yakin dia akan lebih tenang. Seorang penyerang tidak pernah tenang saat tidak mencetak gol,” ujarnya. Ia menyatakan pentingnya kontribusi Vipotnik untuk tim dan berharap pemain tersebut dapat kembali menunjukkan semangat serta kolektivitas seperti musim lalu.
Musim lalu, Vipotnik berhasil mencetak 23 gol di liga, yang membuat Hull City menawarkan sekitar £10 juta untuknya bulan lalu. Namun, tawaran tersebut ditolak karena Swansea dipercaya menginginkan sekitar £20 juta setelah merekrutnya secara gratis akibat krisis finansial Bordeaux.
Dengan sebagian besar pasar transfer kini ditutup hingga pertengahan musim, Vipotnik tampaknya akan tetap berada di Swansea dan bersaing dengan Adam Idah dan Ross Stewart untuk mendapatkan jam bermain hingga Januari. Matos menekankan pentingnya konsistensi performa untuk membantu tim sebelum menghadapi Burnley di pertandingan mendatang. “Kami perlu memahami kesalahan kami dan memperbaiki diri,” tutup Matos.